Rabu, 23 Maret 2011

Catatan Kuliah Nutraseutikal (sebelum MID)

Dosen : Prof. Dr. Jansen Silalahi, M. App. Sc., Apt.

Penyakit Degeneratif : penyakit yang terjadi karena bertambahnya umur.

Radikal bebas :
- Mempunyai electron yang tidak berpasangan
- Memerlukan electron lain untuk berpasangan
- Biasanya electron yang diambil dari seluler dan luar sel (lipid = menyebabkan penyakit kardiovaskular, protein = dinding sel rusak ->penyakit metabolit seperti diabetes, DND/RNA = menyebabkan kanker)
Contoh penyakit degenaratif : stroke, diabetes, dan kanker.
Panuaan : tidak bisa dihambat, namun bisa diperlambat.

MEKANISME ANTIOKSIDAN (POLIFENOL) DALAM MENETRALKAN RADIKAL BEBAS


Antioksidan : dapat memperbaiki maksimal 99,0% DNA/RNA yang rusak akibat radikal bebas.
Contoh antioksidan endogen :
- SOD (super oxide disotase)
- Glutathione (tripeptide, yang mengandung asam amino , ada S – H )

Di dalam tubuh, aktifitas antioksidan adalah dalam bentuk hydrogen. Karena bukan electron yang didonor, melainkan H+.
Vitamin E dan Vitamin C = merupakan antioksidan yang saling melengkapi.
Vitamin E, setelah mendonorkan H ke radikal bebas, akan dinetralkan kembali oleh vitamin C menjadi vitamin E kembali. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan aktifitas antioksidan yang optimum, sering dikombinasi vitamin E dengan vitamin C dan karoten.
Vitamin C tidak akan pernah menjadi radikal bebas walau telah mendonorkan H nya.

INGAT !!!
Sebaiknya mengkonsumsi antioksidan yang beragam dalam dosis yang standar (dalam jumlah normal yang dibutuhkan tubuh) karena mengkonsumsi antioksidan tunggal dalam dosis tinggi adalah BAHAYA.


Oksidatif stress : kapasitas radikal bebas (oksidator) lebih besar dari antioksidan.
Antioksidan kebanyakan = tidak baik, namun itu juga tergantung kondisi seseorang.

DNA/RNA yang dirusak / diambil elektronnya oleh radikal bebas = menjadi aneh / tidak bisa berkomunikasi dengan sel – sel lainnya dengan bail = sehingga pertumbuhannya menjadi tak terkendali / terganggu = KANKER.
Tumor ganas = KANKER (penyakit kronis dan seluler)
Di sinilah, berperan KARETONIDA, sebagai senyawa yang dapat memperbaiki komunikasi antara sel. Karoten juga bersifat protektif terhadap oksidatif lensa mata, sehingga dapat melindungi mata dari katarak.
Katarak = penyakit degenerative, terjadi karena oksidasi protein, dan menyebabkan mata menjadi kabur, lama – kelamaan menjadi buta.

INGAT !!!
Pada tumbuhan tidak ada vitamin A. yang ada adalah karoten (pro vitamin A). akan tetapi vitamin A ini ada pada manusia dan hewan.


Kelebihan vitamin A adalah rentan terhadap keracunan.
β karoten = dalam jumlah banyak akan berubah menjadi vitamin A dalam jumlah yang dibutuhkan tubuh, sisanya akan menjadi antioksidan dan memperbaiki komunikasi antara sel.

DNA bisa rusak -> karena bahan karsinogenik, radiasi, virus, bahan kimia, dan lainnya.
Virus = tidak mempunyai DNA / RNA yang pasti, sehingga butuh host. Oleh karenanya, virus akan hinggap pada makhluk hidup lainnya dan merusak DNA / RNA yang ditempatinya.

BEBERAPA TEORI TENTANG KANKER
Asupan energy yang banyak = dapat dimanfaatkan oleh sel kanker untuk memperbanyak diri.
- Sehingga terbentuk pembuluh darah di tumor tersebut, dan akirnya dapat menyebar kemana – mana (bagian tubuh lainnya)
- Ada juga teori mengatakan, karena ada sel kanker di suatu tempat, maka semua antibody. tubuh akan bertumpuk di tempat sel kanker itu berada dan di tempat lain menjadi lemah , karena kekurangan antibody. Namun hal ini pula yang dimanfaatkan sel kanker , sehingga pindah ke tempat lain yang lemah karena kekurangan antibody.

2% oksigen = akan berubah menjadi radikal bebas.
Oksigen juga berbahaya, karena dengan adanya O2 terjadi metabolism dan 2% akan menjadi radikal bebas.

Nitrogen Monoksida (NO)
Merupakan gas yang sebenarnya bermanfaat, yaitu sebagai vasodilator (dapat mengurangi resiko PJK). Dihasilkan oleh tubuh saat berolahraga.
Dulu, obat nitrat organic digunakan sebagai obat anti hipertensi (vasodilator). Namun ternyata hanya menjadi vasodilator di alat kelamin dengan bekerja menghasilkan nitrogen monoksida).
Tetapi bila bereaksi dengan O- (singlet oksigen) = maka terbentuk ONOO- (yang dapat menghabiskan aktifitas antioksidan tubuh).

MINYAK KELAPA
Hampir 95% mengandung asam lemak jenuh (berbahaya).
Banyak asumsi, bahwa minyak kelapa sangat buruk efeknya terhadap tubuh kita. Namun asumsi ini salah, karena ternayata minyak kelapa itu baik untuk tubuh, dan banyak manfaatnya bagi tubuh kita.

Minyak kelapa memang mengandung asam lemak jenuh, namun rantai pendek dan sedang. Yang berbahaya itu adalah asam lemak jenuh rantai panjang.
Guna minyak kelapa antara lain :
- Anti kanker
- Anti ketombe
- Anti diabetes
- Dapat menurunkan berat badan

VCO ( Virgin Coconut Oil = minyak kelapa murni ), adalah minyak yang dibuat bukan dengan pemanasan , namun dengan ekstraksi. Minyak ini banyak mengandung antioksidan dibandingkan minyak kelapa biasa. Susunan asam lemaknya masih sama dengan minyak kelapa biasa, namun sekarang banyak manfaatnya.

KOLESTEROL, KEBAIKAN DAN KEBURUKANNYA
Kolesterol di dalam tubuh dibuthkan sebagai komponen utama membrane sel dan juga sebagai precursor pembentukkan beberapa hormone tubuh. Kira 50% diproduksi di dalam tubuh (dari Asetil Co A yang diperoleh dari penguraian Karbohidrat dan protein) dan sisanya dari makanan. Sekitar 2 gram menjadi deposit di dalam hati (sel adipose).

Kolesteol = merupakan komponen cairan empedu, yaitu sebagai emulgator untuk mengemulsikan butir – butir lemak agar lemak dalam usus halus dapat diserap.
Kolesterol tidak larut dalam air, dan untuk mengangkutnya menuju sel –sel tubuh, dibutuhkan transport (LIPOPROTEIN). Lipoprotein merupakan kompleks protein lemak yang dapat larut dalam air (darah). Jenis lipoprotein : Kilomikron, VDL, IDL, LDL, dan HDL.

LDL disebut sebagai kolesterol jahat, sedangkan HDL kolesterol baik. LDL dalam tubuh bekerja sebagai distributor kolesterol , dan HDL sebagai kolektor.
Pada kondisi normal (tidak ada kerusakan apa – apa), proses ini adalah baik. Dimana kadar normal LDL dalam darah : ±160 mg/dl dan HDL : ±40 mg/dl.
Kondisi dikatakan berbahaya, dan beresiko PJK jika LDL tubuh telah mengalami oksidasi, menjadi radikal bebas.

Bentuk LDL yang teroksidasi ini tidak lagi dikenali oleh reseptornya, sehingga menyebabkan LDL teroksidasi ini masuk ke dalam peredaran darah. Hal ini merangsang sel darah putih melepaskan makrofagnya, karena bentuk LDL teroksidasi ini dianggan sebagai zat asing. Makrofag kemudian akan memakan LDL teroksidasi tersebut, lama – kelamaan membentuk sel busa yang dapat lengket di dinding pembuluh darah dan tersumbat = aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah).
Penyumbatan yang terjadi di arteri koroner, menyebabkan PJK (penyakit jantung koroner). PJK terjadi karena jantung kekurangan asupan makanan , akibat pembuluh darahnya yang sudah tersumbat.
Peyumbatan di pembuluh dara otak menyebabkan STROKE, yang membuat aliran darah ke otak berkurang atau berhenti, sehingga saraf tidak / kurang bekerja dengan normal.

Stroke dibagi dua , yaitu:
- Stoke karena pembuluh darah yang pecah (hal ini disebabkan pembuluh darah yang mengalami penebalan menjadi rapuh = berdarah).
- Storke kerena penyumbatan pembuluh darah (tidak berdarah)

Merokok, merupakan salah satu sebab peningkatan resiko PJK. Nikotinnya dapat meningkatkan viskositas darah. Benzopirennya bersifat karsinogenik. Dan radikal bebas yang dimiliki rokok dapat mengoksidasi LDL.



By : Ninda Tane M. Sihombing
Thanx
God Bless

Tidak ada komentar:

Posting Komentar